01
Jul

PTKP Tahun 2016 – Peraturan Menteri Keuangan 101/PMK.010/2016

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan nomor 101/PMK.010/2016, terhitung tanggal 1 Januari 2016, besarnya PTKP (penghasilan tidak kena pajak) Wajib Pajak orang pribadi disesuaikan menjadi sebagai berikut:

  • Rp 54.000.000,00 (lima puluh empat juta rupiah) untuk diri Wajib Pajak orang pribadi;
  • Rp 4.500.000,00 (empat juta lima ratus ribu rupiah)  tambahan untuk Wajib Pajak yang kawin;
  • Rp 54.000.000,00 (lima puluh empat juta rupiah)  tambahan untuk seorang isteri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suam1 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang­ Undang Nomor 36 Tahun 2008;
  • Rp 4.500.000,00 (empat juta lima ratus ribu rupiah)  tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga.

Untuk memudahkan perhitungan PPh 21, sebaiknya Anda menggunakan software Krishand Payroll atau Krishand PPh 21

 

19
May

Aplikasi Scan QR Code Faktur Pajak Masukan Untuk Diekspor ke Program e-Faktur

Untuk memudahkan penginputan data PPN masukan, maka bisa menggunakan aplikasi Krishand QR Code Scanner. Data hasil scan dapat diolah dalam software Krishand PPN dan kemudian dapat diekspor ke program e-Faktur.

Silakan ikuti langkah-langkah berikut untuk menggunakannya:

  • Download aplikasinya di www.pajak.net/download/qrcode.apk dan install di smartphone Android Anda.
  • Setelah install selesai, buka aplikasi Krishand QR Code Scanner
  • Klik menu Jenis Dokumen dan tambahkan data “Dikreditkan” dan “Tidak Dikreditkan”
  • Kemudian klik menu Scan QR Code, lalu isi Jenis Dokumen, Bulan dan Tahun.
  • Setelah itu, mulailah scan QR Code dari faktur pajak masukan yang Anda terima dari vendor.
  • Hasil scan berupa file csv yang dapat dikirimkan ke email. File csv bisa dibuka dengan software Notepad atau Excel.
18
Feb

Cara Mudah dan Cepat Membuat Kwitansi Pembayaran

Jika Anda ingin membuat bukti kwitansi pembayaran secara mudah dan cepat, Anda bisa menggunakan software Krishand Kwitansi. Program Krishand Kwitansi memudahkan Anda membuat dan mencetak kwitansi pembayaran. Anda dapat mensetting sendiri logo perusahaan, profil perusahaan, tanda tangan digital, dan keterangan pada footer kwitansi. Di samping itu, disediakan juga beberapa laporan internal untuk keperluan analisa data. Ribuan perusahaan telah menggunakan program Krishand Kwitansi untuk membantu pekerjaan mereka.


Download Software Krishand Kwitansi

Cara install :

  • Download file tersebut di atas (klik kanan dan save link as) dan simpan di suatu folder sementara misalkan c:\temp
  • Setelah file didownload, masuk ke folder c:\temp dan cari file softwarekwitansi.exe
  • Dobel klik file softwarekwitansi.exe untuk install.
  • Setelah selesai install, shortcut program bisa ditemukan di Start – Programs – Krishand Kwitansi
  • Saat login, input user name : Admin dan password : krishand

kwitansi pembayaran

22
May

Download Free Trial Krishand PPN Versi 3.0 – Ekspor Data ke Aplikasi e-Faktur

Sehubungan dengan mulai digunakannya aplikasi e-Faktur untuk pelaporan pajak PPN, maka telah dirilis software Krishand PPN 1111 versi 3.0. Bagi Anda yang ingin mencoba software terbaru ini, silakan download free trialnya di www.pajak.net/download/ppn1111v3.exe (upload terakhir tgl 1 Juni 2015)

Cara install:

  • Download file ppn1111v3.exe dan simpan di suatu folder sementara misalkan di c:\temp
  • Dobel klik file ppn1111v3.exe dan install di folder c:\krishand\ppn\1111v3
  • Login dengan user name: Admin dan password: krishand

Program update Krishand PPN 1111 versi 3.0 bisa didownload di www.pajak.net/download/ppn97_1111v3_upd.exe (last update 3 Juli 2015). Download file ppn97_1111v3_upd.exe dan dobel klik untuk ekstrak ke folder c:\krishand\ppn\1111v3.

Silakan menonton video di bawah ini untuk memahami cara transfer data faktur pajak keluaran dari software Krishand PPN ke aplikasi e-Faktur.

Di bawah ini adalah tampilan rangkuman PPN selama setahun yang disajikan dalam software Krishand PPN 1111 versi 3.0

rangkuman ppn selama setahun

Untuk menggunakan e-Faktur, Pengusaha Kena Pajak (PKP) diharuskan terlebih dahulu memiliki Sertifikat Elektronik untuk keamanan transaksi penggunaan Faktur Pajak elektronik (e-Faktur). Oleh karena itu, PKP harus mencermati syarat dan ketentuan pemberian Sertifikat Elektronik untuk mendapatkannya.

Continue Reading »

03
May

Jual Slip Gaji Confidential

Penggunaan slip gaji confidential sangat membantu dalam hal administrasi penggajian. Di samping itu, perusahaan Anda juga akan kelihatan lebih bonafid jika karyawan Anda menerima laporan penghasilannya disajikan dalam slip gaji confidential.

Slip gaji confidential yang kami jual berukuran 8.5 inch x 5.5 inch (kertas letter / kuarto dibagi 2), continuous form terdiri dari 3 lembar. Untuk pemesanan slip gaji confidential, bisa hubungi 021-736 3764.

Kami tidak menyediakan jasa pembuatan slip gaji fiktif untuk keperluan pengajuan KPR, kartu kredit, dsbnya.

Berikut ini contoh penggunaan slip gaji confidential yang dicetak dengan menggunakan Krishand Payroll. Klik masing-masing gambar di bawah ini untuk melihat gambar yang lebih besar.


slip gaji confidential


slip gaji confidential


slip gaji confidential

26
Jun

Pengetahuan Dasar Mengenai Transfer Pricing

Bilamana kita mendengar istilah “pajak”, umumnya yang terlintas adalah “pajak terhutang”, “pajak badan”, “kurang/lebih bayar”, atau “pajak penghasilan perorangan”. Istilah-istilah itu tidak lagi asing bagi kita, karena pada umumnya kita menghadapai hal-hal tersebut di dunia kerja. Ada perihal lain yang mana banyak perusahaan sering bergelut, namun tidak selalu di-expose secara terang-terangan, yakni “transfer pricing”.
Continue Reading »

15
Jun

Manajemen Persediaan (Inventory Management)

Di dalam artikel ini akan dibahas mengenai pengendalian persediaan (inventories). Saat membaca artikel ini, kita harus memfokuskan mindset kita kepada perusahaan manufaktur. Perusahaan manufaktur akan membeli raw material, kemudian mengolahnya sehingga menjadi suatu barang yang berfungsi dan kemudian dijual kepada pelanggan. Barang yang dijualnya bisa menjadi raw material untuk perusahaan lain, atau bisa menjadi finished goods bagi mereka.
Continue Reading »

14
Jun

Perkenalan Dengan Balance Score Card

Balance Score Card (BSC) merupakan suatu performance management tool yang diperkenalkan oleh Robert Kaplan dan David Norton di tahun 1990-an. Mereka menyatakan bahwa guna mengukur performance dari sebuah perusahaan, tidak cukup dilihat dari laporan keuangannya saja. BSC merupakan suatu kerangka strategis yang digunakan manajemen sebuah organisasi untuk menyatakan visi-visinya, yang kemudian dimonitor implementasinya, lalu melihat efek dari implementasi tersebut. BSC ini mencakup 4 perihal yakni financial, customer, internal business process, dan learning and growth. Penggunaan BSC bukan saja hanya untuk mengukur keberhasilan di periode berjalan namun BSC juga menitikberatkan kepada perbaikan di kemudian hari. Perlu diingat bahwa BSC bukanlah sebuah KPI (key performance indicator) semata-mata, namun BSC merupakan sebuah management tool.

Continue Reading »

28
May

Analytical Procedures Dalam Audit

Dalam artikel Perkenalan dengan Audit, dikatakan bahwa ada beberapa prosedur audit yang dikenal dengan istilah “substantives procedures”. Secara mudah, bisa dikatakan bahwa substantive procedures adalah serangkaian testing yang dilakukan yang tidak melibatkan pengujian terhadap pengendalian internal. Di dalam tulisan ini akan dibahas mengenai analytical procedures sebagai bagian dari substantive procedures. Perlu diketahui adalah apabila auditor ingin melakukan analytical procedures yang berkualitas, dia harus menguasai industri dan bisnis klien secara luar dalam. Tidak jarang seorang auditor ditugaskan untuk mengaudit klien-klien yang berada dalam industri yang sama (terlepas dari skala perusahaan), sehingga ia mempunyai keahlian industri spesifik . Misalkan auditor bank A akan sering ditugaskan untuk memegang klien yang berupa bank juga, terutama bilamana auditor tersebut sudah menduduki level yang cukup tinggi. Jarang terjadi seorang audit manager yang memegang klien manufaktur makanan akan diberikan tugas menjadi audit manager sebuah financial institution, tanpa adanya pengalaman terlebih dahulu.

Continue Reading »

19
May

Activity Based Costing

Dalam artikel “Perkenalan Akuntansi Biaya” yang telah dibuat sebelumnya, disebutkan mengenai costing (cost of revenue) dalam manufacturing company. Ada 3 unsur production cost dalam manufacturing company yakni direct materials, direct labor dan overhead. Yang akan dibahas di dalam artikel ini adalah bagaimana cara mengalokasikan biaya overhead kepada produk-produk yang dihasilkan. Pada umumnya ada 2 cara untuk melakukannya, yakni:

  • Cara traditional costing allocation: Umumnya dengan metode ini, overhead dialokasikan berdasarkan jumlah direct labor yang dikeluarkan untuk membuat sebuah produk. Jadi, semakin banyak direct labor yang dikeluarkan untuk membuat produk A, semakin banyak pula overhead yang harus diserap oleh produk ini. Ini tidak melihat apakah proses produksi untuk produk A kompleks atau tidak. Basisnya adalah direct labor.
  • Cara Activity-Based Costing Allocation System: Ini dikenal dengan istilah ABC. Overhead dialokasikan berdasarkan jumlahnya aktivitas yang dikeluarkan untuk membuat sebuah produk. Semakin banyak tahap dan aktivitas yang terkait untuk membuat produk B maka semakin banyak overhead yang harus diserap oleh produk B. Pengalokasian tidak memandang apakah produk B menggunakan bahan baku premium atau memerlukan direct labor yang banyak. Di bawah akan dibahas lebih lanjut mengenai ABC allocation.

Continue Reading »

01
May

Cara Hitung PMK 39/2016, Pajak Baru Untuk Pemilik Kartu Kredit

Menghitung dengan detil pajak yang harus dibayarkan oleh pemilik kartu kredit bukanlah hal yang sederhana. Ketentuan baru pajak kartu kredit ini tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan No.39/PMK.03/2016 tentang Rincian Jenis Data Dan Informasi Serta Tata Cara Penyampaian Data Dan Informasi  Yang Berkaitan Dengan Perpajakan (Perubahan Kelima Keputusan Menteri Keuangan No. 16/PMK.03/2013).

PMK No. 39/2016 memang hanya mencantumkan beberapa item data dan informasi yang akan diterima oleh Ditjen Pajak, akan tetapi item ini berasal dari 23 lembaga sumber data.

Continue Reading »

28
Apr

Tujuan dari Prosedur Audit / Purposes of Audit Procedures

Penulisan ini merupakan lanjutan dari artikel mengenai audit. Di sini akan dibahas mengenai berbagai jenis “audit purposes” atau “audit objectives”. Saat membuat planning dan dokumentasi implementasi ke dalam bentuk workpaper, selalu dicantumkan mengenai “audit purpose of the workpaper”. Secara garis besar, ini adalah jenis-jenis audit purposes: Continue Reading »

21
Apr

Perkenalan dengan Biaya Pendapatan (Cost of Revenue)

Revenue merupakan salah satu akun yang dikategorikan sebagai akun penting. Tolak ukur dari keberhasilan suatu perusahaan beranjak dari jumlah revenue. Namun perihal yang tidak kalah pentingnya adalah biaya. Berapakah biaya terkait dengan “jualan” Anda? Bukan merupakan bisnis yang baik jika kita menjual barang jualan dengan margin yang sangat tipis dan yang pada ujungnya menghasilkan Operating Income yang kecil atau bahkan merugi.

Costing merupakan perihal yang penting dan tidak mudah. Kita perlu mengetahui berapakah product cost untuk barang yang kita jual. Pertama kita perlu melihat dulu nature dari bisnis kita. Di artikel ini akan dibahas mengenai klasifikasi umum nature bisnis. Continue Reading »

© 2008 Software Payroll, Pajak, PPh 21, PPN, Akuntansi