03
May

Jual Slip Gaji Confidential

Penggunaan slip gaji confidential sangat membantu dalam hal administrasi penggajian. Di samping itu, perusahaan Anda juga akan kelihatan lebih bonafid jika karyawan Anda menerima laporan penghasilannya disajikan dalam slip gaji confidential.

Slip gaji confidential yang kami jual berukuran 8.5 inch x 5.5 inch (kertas letter / kuarto dibagi 2), continuous form terdiri dari 3 lembar. Untuk pemesanan slip gaji confidential, bisa hubungi 021-736 3764.

Kami tidak menyediakan jasa pembuatan slip gaji fiktif untuk keperluan pengajuan KPR, kartu kredit, dsbnya.

Berikut ini contoh penggunaan slip gaji confidential yang dicetak dengan menggunakan Krishand Payroll. Klik masing-masing gambar di bawah ini untuk melihat gambar yang lebih besar.


slip gaji confidential


slip gaji confidential


slip gaji confidential

22
May

Download Free Trial Krishand PPN Versi 3.0 – Ekspor Data ke Aplikasi e-Faktur

Sehubungan dengan mulai digunakannya aplikasi e-Faktur untuk pelaporan pajak PPN, maka telah dirilis software Krishand PPN 1111 versi 3.0. Bagi Anda yang ingin mencoba software terbaru ini, silakan download free trialnya di www.pajak.net/download/ppn1111v3.exe (upload terakhir tgl 27 Mei 2015)

Cara install:

  • Download file ppn1111v3.exe dan simpan di suatu folder sementara misalkan di c:\temp
  • Dobel klik file ppn1111v3.exe dan install di folder c:\krishand\ppn\1111v3
  • Login dengan user name: Admin dan password: krishand

Silakan menonton video di bawah ini untuk memahami cara transfer data dari software Krishand PPN ke aplikasi e-Faktur.

Untuk menggunakan e-Faktur, Pengusaha Kena Pajak (PKP) diharuskan terlebih dahulu memiliki Sertifikat Elektronik untuk keamanan transaksi penggunaan Faktur Pajak elektronik (e-Faktur). Oleh karena itu, PKP harus mencermati syarat dan ketentuan pemberian Sertifikat Elektronik untuk mendapatkannya.

Setelah memperoleh Sertifikat Elektronik untuk penggunaan e-Faktur, PKP tentu perlu menyiapkan seperangkat komputer dengan spesifikasi standard (Processor Dual Core, RAM 3 GB, Hard disk dengan sisa space min 50GB, Monitor, Mouse dan Keyboard) yang telah ter-install Sistem Operasi (Linux, MacOS maupun Microsoft Windows), Java versi 1.7 dan PDF Reader (Adobe Acrobat Reader dan sejenisnya). Komputer juga harus dapat terhubung ke jaringan internet, tidak perlu 24 jam terkoneksi, cukup pada saat tertentu saja.

Selanjutnya, install aplikasi e-Faktur yang dapat di download pada situs Direktorat Jenderal Pajak. Setelah ter-install, siapkan password permintaan nomor seri Faktur Pajak dan username penandatanganan Faktur Pajak. Jangan lupa siapkan juga nomor seri Faktur Pajak yang telah didapatkan dari Kantor Pelayanan Pajak atau dari situs Direktorat Jenderal Pajak.

Pada prinsipnya, satu komputer dapat digunakan untuk menjalankan beberapa aplikasi e-Faktur. Namun demikian, untuk keamanan data transaksi dan kenyamanan aplikasi tidak disarankan untuk menggunakan beberapa aplikasi e-Faktur dalam satu komputer. Ditambah lagi, satu Sertifikat Elektronik hanya diberikan untuk satu PKP dan satu Sertifikat Elektronik hanya dapat digunakan untuk satu Aplikasi e-Faktur.

Setleh berhasil melakukan instalasi aplikasi e-Faktur dan sertifikat elektronik berhasil diotentifikasi, proses selanjutnya adalah input Faktur Pajak yang ada ke dalam aplikasi e-Faktur. Input Faktur Pajak dilakukan seperti halnya input Faktur Pajak konvensional, key in dan import file csv melalui software Krishand PPN 1111.

Untuk PKP yang mempunyai transaksi dalam jumlah banyak dan telah mempunyai sistem penerbitan Faktur Pajak tersendiri, tidak harus menginput data Faktur Pajaknya satu per satu setiap transaksi (key in). Mereka dapat melakukan impor data dari sistem Krishand PPN 1111 ke aplikasi e-Faktur dengan menggunakan skema dan mekanisme impor data melalui aplikasi e-Faktur. Pada tahap entry data ini tidak diperlukan koneksi internet.

Setelah semua data terekam dalam aplikasi e-Faktur, langkah selanjutnya adalah pelaporan e-Faktur dengan cara meng-upload seluruh data Faktur Pajak ke sistem Ditjen Pajak untuk memperoleh persetujuan. Dalam proses persetujuan ini, sistem di Ditjen Pajak akan melakukan pengecekan identitas PKP dan Nomor Seri Faktur Pajak.

Pengecekan Identitas meliputi pengecekan NPWP baik Penerbit Faktur Pajak maupun lawan transaksinya, status PKP dari Penerbit Faktur Pajak (wajib e-Faktur atau tidak dsb). Sedangkan pengecekan nomor seri Faktur Pajak meliputi apakah nomor seri yang tertera didalamnya benar merupakan jatah nomor seri penerbit Faktur Pajak dan apakah tanggal Faktur Pajak tersebut valid berdasarkan sistem DJP.

Setelah e-Faktur memperoleh persetujuan dari Ditjen Pajak, barulah e-Faktur merupakan Faktur Pajak yang sah proses penerbitannya. Dalam hal keterangan yang tercantum pada e-Faktur merupakan keterangan yang tidak sebenarnya atau tidak sesungguhnya, maka e-Faktur tersebut tidak memenuhi kriteria lagi sebagai Faktur Pajak yang sah.

e-Faktur yang tidak memperoleh persetujuan dari Ditjen Pajak, bukan merupakan Faktur Pajak yang sah. Konsekuensinya, Faktur Pajak tersebut tidak dapat digunakan sebagai kredit pajak oleh lawan transaksi.

Mengenai batas waktu upload e-Faktur atau pelaporan e-Faktur ke dalam sistem DJP, sampai saat ini hal tersebut belum diatur. Namun demikian, sesuai dengan proses bisnis perusahaan yang lazim, pembeli akan meminta Faktur Pajak sesegera mungkin. Jadi sebaiknya, segera laporkan Faktur Pajak, setelah direkam.

Pelaporan yang segera juga bermanfaat untuk menghindari adanya transaksi yang lupa tidak dilaporkan atau lupa di-upload ke sistem DJP, yang akan mengakibatkan dikenakannya sanksi perpajakan.

Data atau keterangan yang terapat pada e-Faktur yang telah diberikan persetujuan oleh DJP adalah sama dengan data yang dimiliki oleh DJP. Untuk itu, pastikan keterangan fisik yang ada di cetakan e-Faktur sama dengan data yang ada pada Sistem e-Faktur DJP.

Caranya? Scan QR Code yang ada pada cetakan e-Faktur dengan aplikasi “QR Reader” yang terdapat smartphone yang compatible. Apabila data yang tampil di layar smartphone Anda sama dengan data yang tertera pada cetakan e-Faktur tersebut, berarti e-Faktur tersebut valid. Sebaliknya, apabila data yang tampil berbeda, dapat dipastikan bahwa e-Faktur tersebut tidak valid dan tidak dapat dijadikan sebagai kredit pajak.

Hal-hal yang perlu diperhatikan masyarakat dengan pemberlakuan e-Faktur ini adalah bahwa Faktur Pajak ini berbentuk elektronik sehingga tidak diwajibkan untuk dicetak dalam bentuk kertas. Namun demikian dalam hal diperlukan cetakan kertas baik oleh pihak penjual dan/atau pihak pembeli, e-Faktur dapat untuk dicetak sesuai kebutuhan.

Di samping itu, e-Faktur ditanda tangani secara elektronik dalam bentuk online barcode sehingga tidak disyaratkan lagi untuk ditandatangani secara basah. Selain itu, semua e-Faktur menggunakan mata uang Rupiah. Dalam hal e-Faktur dicetak dalam bentuk file pdf dan/atau kertas, maka contoh tampilannya adalah sebagaimana terlampir dalam lampiran III Pengumuman Nomor PENG-1/PJ.02/2015 tentang Faktur Pajak Berbentuk Elektronik (e-Faktur) yang ditetapkan tanggal 16 Maret 2015 lalu.

Apabila e-Faktur dicetak di atas kertas yang disediakan secara khusus oleh PKP, misalnya kertas yang telah dicetak logo perusahaan, alamat, atau informasi lainnya, maka e-Faktur yang dicetak di atas kertas tersebut tetap berfungsi sebagai Faktur Pajak.

Kedepannya, pemberlakuan e-Faktur yang dilandasi oleh Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-16/PJ/2014 akan diterapkan pada seluruh PKP di pulau Jawa dan Bali per tanggal 1 Juli 2015 dan kepada PKP di seluruh Indonesia per tanggal 1 Juli 2016.

Bila PKP merasa sudah siap menggunakan e-Faktur sebelum 1 Juli 2015, maka diperbolehkan menggunakan e-Faktur dengan mengajukan permohonan sertifikat elektronik terlebih dahulu kepada Direktorat Jenderal Pajak serta melakukan regristrasi.

20
Apr

Cara Mudah Input Data Ke Dalam Aplikasi e-Faktur Lewat Krishand PPN Versi 3.0

E-Faktur atau Faktur Pajak yang berbentuk elektronik merupakan faktur pajak yang dibuat melalui aplikasi atau sistem elektronik yang ditentukan dan/atau disediakan oleh DJP. Sejak Juli 2014, sebanyak 45 perusahaan telah ditetapkan sebagai peserta pilot project e-Faktur.

Bulan Juli 2015 direncanakan program ini akan diberlakukan untuk Pengusaha Kena Pajak (PKP) seluruh Jawa dan Bali. Sedangkan pemberlakukan e-Faktur secara nasional akan secara serentak dimulai pada 1 Juli 2016.

Saat ini seluruh Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar, Kantor Pelayanan Pajak Khusus, Kantor Pelayanan Pajak Madya dan seluruh Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Jawa dan Bali sedang mengadakan sosialisasi e-faktur kepada PKP yang terdaftar di KPP nya, sehingga pada saat penerapan efaktur per 1 Juli 2015 semua PKP yang diwajibkan e-faktur telah siap melaksanakan.

Untuk memudahkan Anda menginput data Faktur Pajak, maka akan segera dirilis software Krishand PPN versi 3.0. Dengan menggunakan Krishand PPN 3.0, Anda bisa mengekspor data dari Krishand PPN ke program e-Faktur.

Di dalam aplikasi e-Faktur, kami tidak menemukan cara untuk menginput transaksi penjualan yang menggunakan mata uang asing. Akan tetapi, Anda tetap dapat menginput original currency dalam Krishand PPN, dan saat datanya diekspor ke e-Faktur, sistem dari Krishand akan mengkonversi ke mata uang Rupiah.

Beberapa contoh tampilan yang diambil dari program e-Faktur

Input Data Lawan Transaksi
Program e-Faktur - Referensi Lawan Transaksi

Input Data Barang
Program e-Faktur - Referensi Barang / Jasa

Input Transaksi Faktur Pajak Keluaran
Program e-Faktur - Langkah Ke-1 Rekam Faktur Pajak

Program e-Faktur - Langkah Ke-2 Rekam Faktur Pajak

Program e-Faktur - Langkah Ke-3 Rekam Faktur Pajak

Program e-Faktur - Langkah Ke-4 Rekam Faktur Pajak

Program e-Faktur - Langkah Ke-5 Rekam Faktur Pajak

Program e-Faktur - Langkah Ke-6 Rekam Faktur Pajak

Program e-Faktur - Langkah Ke-7 Rekam Faktur Pajak

Aplikasi Program e-Faktur - Rekam Faktur Pajak Elektronik

Aplikasi Program e-Faktur - Rekam Faktur Pajak Elektronik

Aplikasi Program e-Faktur - Rekam Faktur Pajak Elektronik

Aplikasi Program e-Faktur - Rekam Faktur Pajak Elektronik

Aplikasi Program e-Faktur - Rekam Faktur Pajak Elektronik

Aplikasi Program e-Faktur - Rekam Faktur Pajak Elektronik

16
Feb

Software Fixed Assets Indonesia – Hitung Penyusutan Aktiva Tetap Fiskal / Komersial & Manajemen Inventaris Perusahaan

Krishand Software telah merilis software fixed assets Indonesia versi 2.0.1. Di dalam versi baru ini, terdapat beberapa penambahan fitur baru dan perbaikan bug dari versi sebelumnya.

Perusahaan banyak membeli asset, tetapi tidak terpantau dengan baik. Saat asset mau dipakai, dicari-cari tidak ketemu karena tidak jelas keberadaannya. Dengan menggunakan software ini, maka banyak asset/invetaris perusahaan yang akan terselamatkan dan terjaga dengan baik.

Klik untuk download software Krishand Fixed Assets versi 2.0.1

Cara install

  • Download dulu file FA201.exe (ukuran file 64,088 Kb) dan simpan di suatu folder misalkan di c:\temp
  • Setelah download selesai, cek dulu apakah ukuran filenya sebesar 64,088 Kb
  • Jika sudah oke, dobel klik file FA201.exe
  • Klik tombol Next
  • Klik “I accept the terms”, klik tombol Next lagi
  • Klik tombol Next lagi sampai proses install selesai.

Data user untuk login ke menu utama

  • User name: Admin
  • Password: krishand

Jika ada hal yang ingin Anda tanyakan, silakan kirimkan email ke support@krishand.com

04
Dec

Program Slip Setoran BCA

Jika sedang membuat slip setoran BCA, paling bikin bete waktu mengisi bagian Terbilang. Untuk memudahkan pekerjaan tersebut, bisa download software setoran BCA di bawah ini

Cara install

  • Download semua file (9 file) di atas dan simpan semua file tersebut di dalam satu folder yang sama
  • Setelah semua file berhasil didownload, dobel klik file setoranbca.exe
  • Muncul menu installer software setoran BCA
  • Klik tombol Continue
  • Klik tombol OK
  • Klik Typical
  • Jika muncul dialog menu yang salah satu pilihannya adalah  Ignore, maka klik tombol Ignore.
  • Setelah program selesai diinstall, klik Start – All Programs – Krishand Setoran BCA
  • Login dengan user name : admin dan password : krishand
Software Slip Setoran BCA

Software Slip Setoran BCA

31
Oct

Memanfaatkan Fitur Key Analysis Dalam Software Akuntansi Krishand GL

Di dalam software Krishand GL versi 4.0. terdapat fitur key analysis yang sangat disukai oleh para Akuntan yang berpengalaman. Gambar-gambar di bawah ini bisa memberikan sedikit gambaran cara implementasi fitur tersebut di dalam sistem accounting perusahaan Anda.

setup cabang - krishand gl 4.0setup daftar perkiraan - krishand gl 4.0setup key analysis - krishand gl 4.0setup counter - key analysis pertama - krishand gl 4.0setup merek - key analysis kedua - krishand gl 4.0setup kode bukti - krishand gl 4.0transaksi jurnal - krishand gl 4.0transaksi jurnal - krishand gl 4.0transaksi jurnal - krishand gl 4.0transaksi jurnal - krishand gl 4.0transaksi jurnal - krishand gl 4.0setup format laporan keuangan - krishand gl 4.0rangkuman saldo grouping by counter - krishand gl 4.0rangkuman saldo grouping by merek - krishand gl 4.0rangkuman saldo grouping by counter dan merek - krishand gl 4.0menu laporan - krishand gl 4.0laporan laba/rugi masing-masing counter dalam format excel - krishand gl 4.0menu laporan - krishand gl 4.0laporan laba/rugi masing-masing merek dalam format excel - krishand gl 4.0menu laporan - krishand gl 4.0laporan laba/rugi jan-des semua counter dalam format excel - krishand gl 4.0

23
Oct

Software Monitor Harga Saham – Profit Investasi Saham Jadi Maksimal

Dalam investasi saham, sering kali kita kehilangan momen untuk membeli atau menjual saham. Hal tersebut terjadi karena keterbatasan waktu kita untuk terus memonitor pergerakan harga saham.

Dengan menggunakan software Krishand Stock, maka kita akan mendapatkan notifikasi jika harga suatu saham mencapai harga yang telah kita tentukan atau naik/turun sesuai dengan persentase yang kita inginkan.

Silakan download file-file di bawah ini:

Login name: admin
Password login: krishand

05
Oct

Software Update Krishand GL 4.0 – Ekspor Data Laporan Keuangan ke Excel

Untuk memudahkan user Krishand GL versi 4.0 mengolah lebih lanjut laporan Neraca dan Laba/Rugi di Excel, maka kami telah menambahkan fungsi ekspor ke Excel untuk beberapa laporan utama. Dengan fungsi baru ini, maka hasil ekspor datanya sudah kelihatan rapi di Excel.

Jika Anda  pengguna software Krishand GL versi 4.0, silakan klik download program update Krishand GL 4.0. Setelah download file krgl97_40_upd.exe, dobel klik file tersebut dan ekstrak ke folder c:\krishand\gl\40

Di samping itu, bagi Anda yang ingin mencoba software Krishand GL, silakan download free trial di bawah ini.

Cara install :

  • Download ke-11 file tersebut di atas dan simpan di suatu folder sementara misalkan c:\temp
  • Setelah semua file didownload, masuk ke folder c:\temp dan cari file gl4_installer.exe
  • Dobel klik file gl4_installer.exe untuk install.
  • Login dengan user name : Admin dan password : krishand

Software Krishand GL bukan sekedar Software General Ledger biasa. Banyak fitur dalam Krishand GL yang tidak ditemukan dalam sof tware akuntansi lainnya. Di bawah ini adalah salah satu contoh implementasi sistem dari user kami.

Perusahaan bergerak di bidang usaha penjualan dan servis berbagai merek dekstop PC dan notebook, punya kantor di berbagai kota di seluruh Indonesia. Di setiap kota, terdapat 1 atau beberapa counter penjualan. Direktur perusahaan ingin mendapatkan laporan keuangan sebagai berikut :

  • Laporan pendapatan dan biaya per kantor
  • Laporan pendapatan dan biaya per counter
  • Laporan pendapatan dan biaya per divisi usaha
  • Laporan pendapatan dan biaya per merek
  • Laporan pendapatan dan biaya per group barang (PC dan notebook)

Jika Anda sebagai staff accounting, bagaimana Anda mensetup Chart of Accountnya ?
Berapa ratus/ribu nomor perkiraan yang harus Anda buat untuk mengakomodir kebutuhan pelaporan di atas ?
Belum lagi setiap kali ada penambahan kantor baru atau counter baru atau merek baru atau account biaya baru, maka begitu banyak account baru yang harus dibuat.

Jika Anda menggunakan software Krishand General Ledger Versi 4.0, maka permintaan laporan seperti contoh kasus di atas merupakan hal yang mudah. Kenapa bisa begitu ? Karena di dalam Krishand GL 4.0, terdapat 6 jenis entitas berbeda (key analysis) yang dapat Anda bebas gunakan sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Merujuk contoh kasus di atas, maka transaksi jurnal di Krishand GL kira-kira seperti ini

Nomor Perkiaran | Uraian Jurnal | Debet | Kredit | Wilayah | Counter | Divisi | Merek | Group Produk

Saat Anda menginput transaksi jurnal, selain menginput kolom Nomor Perkiraan, Anda juga dapat menginput data pada kolom-kolom tambahan (Kantor / Counter / Divisi / Merek / Group Produk). Jadi di dalam Krishand GL, Anda dapat mensetup:

  • Daftar Perkiraan
  • Daftar Kantor
  • Daftar Counter
  • Daftar Divisi Usaha
  • Daftar Merek
  • Daftar Group Produk

Jika ada penambahan kantor baru, Anda cukup menambahkan 1 record di daftar kantor dan Anda tidak perlu utak-atik daftar perkiraannya. Demikian juga jika ada penambahan counter atau divisi usaha atau merek atau  group produk.

Ke-6 key analysis tersebut bebas ditentukan nama entitasnya oleh Anda dan fitur tersebut boleh digunakan dan tidak.

17
Sep

Seberapa Dalam Anda Menguasai Angka-Angka Pajak Penghasilan Yang Telah Anda Laporkan ?

Setiap bulan tugas Anda adalah mengerjakan pelaporan pajak penghasilan dengan menggunakan software eSPT PPh 21. Jika atasan Anda mengajukan pertanyaan berikut ini, seberapa cepat dan akurat jawaban yang Anda berikan ?

Berapa jumlah pajak penghasilan dan bruto pegawai tetap yang telah kita laporkan sampai bulan ini ?

Jika Anda butuh waktu yang cukup lama untuk memberikan jawaban yang akurat, maka Anda boleh mengikuti cara saya. Saya hanya butuh beberapa detik saja untuk menyajikan semua angka yang dibutuhkan. Tidak perlu repot-repot buat rekap di Excel. Semua ini bisa terjadi karena saya menggunakan software Krishand eSPT PPh 21 2014 – suatu software utility yang link ke data eSPT PPh 21.Di bawah ini contoh data yang telah saya laporkan lewat program eSPT dan rangkumannya bisa langsung saya dpatkan lewat software Krishand eSPT PPh 21. Silakan klik download software Krishand eSPT PPh 21

Data 1721-1 periode Januari 2014Data 1721-1 periode Februari 2014Data 1721-1 periode Maret 2014 Menu Utama Krishand eSPT PPh 21 2014Rangkuman bruto 1721-1 periode Januari - Desember 2014Rangkuman PPh 21 1721-1 periode Januari - Desember 2014

Setiap bulan kita melaporkan nilai bruto dan PPh 21 dari masing-masing pegawai tetap lewat formulir 1721-I Bulanan. Pada saat bulan Desember, kita akan membuat laporan 1721-A1 dari masing-masing pegawai dan laporan 1721-I Tahunan. Bagaimana kita memastikan nilai akumulasi bruto dan PPh 21 yang bersumber dari formulir 1721-I Bulanan periode Januari s/d Desember dari masing-masing pegawai sama dengan angka bruto dan PPh 21 pada formulir 1721-A1 ? Jika terjadi selisih, pegawai mana saja yang mengalami selisih ?

Jika kita menggunakan Krishand eSPT PPh 21, hanya dengan satu klik, maka kita sudah mendapatkan jawabannya.

Daftar 1721A1 dalam program eSPT PPh 21Selisih PPh 21 1721A1Selisih Bruto 1721A1

10
Aug

IT Inventory Bea Cukai – Download Software Stock Barang Untuk Perusahaan di Kawasan Berikat

Untuk menjalankan software inventory untuk perusahaan kawasan berikat, silakan
download semua file di bawah ini.

Cara install:

  • Simpan semua file download di suatu folder yang sama
  • Dobel klik file inv201.exe
  • Login dengan user name: admin dan password: krishand
29
Jul

Software Krishand eSPT PPh 21 2014

Software Kriahand eSPT PPh 21 merupakan tools pelengkap program eSPT PPh 21 tahun 2014.

Cara install:

– Silakan download semua file di bawah ini dan simpan di suatu folder yang sama.

– Setelah download selesai, dobel klik file esptpph21_2014.exe untuk memulai install.
– Login dengan user name: administrator dan password: 123 (sesuai dengan user name dan password dari program eSPT PPh 21 Anda)


Program update Krishand eSPT PPh 21 2014

Download file esptpph212014_upd.exe dan install ke folder C:\krishand\esptpph21_2014. Jika muncul konfirmasi replace file esptpph212014.accde, tekan tombol Yes.


Rekap pelaporan 1721-I selama setahun (Januari s/d Desember) -> Bruto dan PPh 21

Rekap 1721-I Januari s/d Desember

 

Editor file CSV 1721-I Bulanan

CSV Editor 1721-I Bulanan

© 2008 Software Payroll, Pajak, PPh 21, PPN, Akuntansi