Download Software Utility Untuk Pengguna Aplikasi eSPT PPh 21

Software ini dibuat untuk pengguna aplikasi eSPT PPh 21. Dengan menggunakan software ini, Anda akan mendapatkan kemudahaan dan manfaat besar dalam pekerjaan Anda yang berhubungan dengan aplikasi eSPT PPh 21.

Untuk dapat menggunakan software Krishand eSPT PPh 21, silakan download file-file berikut di bawah ini:

Cara install:

  • Klik kanan setiap link di atas dan pilih save link as
  • Semua file di atas disimpan dalam 1 folder yang sama
  • Setelah download 10 file selesai, dobel klik file esptpph21_2014.exe untuk memulai proses install.
  • Ikuti petunjuk di layar sampai proses install selesai.

Setelah selesai install, Anda perlu download program updatenya di  link berikut:

Setelah download file esptpph212014_upd.exe, dobel klik file tersebut dan saat muncul konfirmasi replace file esptpph212014.accde, klik tombol Yes.

Download Free Trial Krishand PPN Versi 3.0 – Ekspor Data ke Aplikasi e-Faktur

Sehubungan dengan mulai digunakannya aplikasi e-Faktur untuk pelaporan pajak PPN, maka telah dirilis software Krishand PPN 1111 versi 3.0. Bagi Anda yang ingin mencoba software terbaru ini, silakan download free trialnya di www.pajak.net/download/ppn1111v3.exe (upload terakhir tgl 1 Juni 2015)

Cara install:

  • Download file ppn1111v3.exe dan simpan di suatu folder sementara misalkan di c:\temp
  • Dobel klik file ppn1111v3.exe dan install di folder c:\krishand\ppn\1111v3
  • Login dengan user name: Admin dan password: krishand

Program update Krishand PPN 1111 versi 3.0 bisa didownload di www.pajak.net/download/ppn97_1111v3_upd.exe (last update 3 Juli 2015). Download file ppn97_1111v3_upd.exe dan dobel klik untuk ekstrak ke folder c:\krishand\ppn\1111v3.

Silakan menonton video di bawah ini untuk memahami cara transfer data faktur pajak keluaran dari software Krishand PPN ke aplikasi e-Faktur.

Di bawah ini adalah tampilan rangkuman PPN selama setahun yang disajikan dalam software Krishand PPN 1111 versi 3.0

rangkuman ppn selama setahun

Untuk menggunakan e-Faktur, Pengusaha Kena Pajak (PKP) diharuskan terlebih dahulu memiliki Sertifikat Elektronik untuk keamanan transaksi penggunaan Faktur Pajak elektronik (e-Faktur). Oleh karena itu, PKP harus mencermati syarat dan ketentuan pemberian Sertifikat Elektronik untuk mendapatkannya.

Continue reading Download Free Trial Krishand PPN Versi 3.0 – Ekspor Data ke Aplikasi e-Faktur

Jual Slip Gaji Confidential

Penggunaan slip gaji confidential sangat membantu dalam hal administrasi penggajian. Di samping itu, perusahaan Anda juga akan kelihatan lebih bonafid jika karyawan Anda menerima laporan penghasilannya disajikan dalam slip gaji confidential.

Slip gaji confidential yang kami jual berukuran 8.5 inch x 5.5 inch (kertas letter / kuarto dibagi 2), continuous form terdiri dari 3 lembar. Untuk pemesanan slip gaji confidential, bisa hubungi 021-736 3764.

Kami tidak menyediakan jasa pembuatan slip gaji fiktif untuk keperluan pengajuan KPR, kartu kredit, dsbnya.

Berikut ini contoh penggunaan slip gaji confidential yang dicetak dengan menggunakan Krishand Payroll. Klik masing-masing gambar di bawah ini untuk melihat gambar yang lebih besar.


slip gaji confidential


slip gaji confidential


slip gaji confidential

Buku Besar Lawan Transaksi Dalam Software Krishand General Ledger

Di dalam software Krishand GL versi 4.0 terbaru, kita bisa menemukan menu Buku Besar Lawan Transaksi. Apakah perbedaannya dengan menu Buku Besar ? Anda dapat melihat perbedaannya di bawah ini.

Misalkan kita membuat 2 transaksi jurnal sebagai berikut:

Contoh transaksi jurnal

Dari 2 transaksi jurnal tersebut di atas, maka dapat dilihat perbedaan tampilan Buku Besar dengan Buku Besar Lawan Transaksi di bawah ini

Buku Besar Lawan Transaksi

Company Performance Measurement

Di dalam artikel “Perkenalan dengan Audit”, telah disebutkan definisi dari laporan keuangan. Informasi akuntansi terdapat di dalam laporan keuangan. Informasi tersebut diolah, dianalisis sehingga bisa didapatkan berbagai kesimpulan bagaimana performance perusahaan. Berbagai masalah (findings) atau “room for improvements” bisa ditemukan dan berbagai keputusan guna memperbaiki kekurangan bisa diambil. Perlu diketahui bahwa performance measurement yang akan dibahas di sini adalah untuk melihat kondisi perusahaan secara umum dan bukan untuk akun-akun tertentu.

Continue reading Company Performance Measurement

PTKP Tahun 2016 – Peraturan Menteri Keuangan 101/PMK.010/2016

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan nomor 101/PMK.010/2016, terhitung tanggal 1 Januari 2016, besarnya PTKP (penghasilan tidak kena pajak) Wajib Pajak orang pribadi disesuaikan menjadi sebagai berikut:

  • Rp 54.000.000,00 (lima puluh empat juta rupiah) untuk diri Wajib Pajak orang pribadi;
  • Rp 4.500.000,00 (empat juta lima ratus ribu rupiah)  tambahan untuk Wajib Pajak yang kawin;
  • Rp 54.000.000,00 (lima puluh empat juta rupiah)  tambahan untuk seorang isteri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suam1 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang­ Undang Nomor 36 Tahun 2008;
  • Rp 4.500.000,00 (empat juta lima ratus ribu rupiah)  tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga.

Untuk memudahkan perhitungan PPh 21, sebaiknya Anda menggunakan software Krishand Payroll atau Krishand PPh 21

 

Pengetahuan Dasar Mengenai Transfer Pricing

Bilamana kita mendengar istilah “pajak”, umumnya yang terlintas adalah “pajak terhutang”, “pajak badan”, “kurang/lebih bayar”, atau “pajak penghasilan perorangan”. Istilah-istilah itu tidak lagi asing bagi kita, karena pada umumnya kita menghadapai hal-hal tersebut di dunia kerja. Ada perihal lain yang mana banyak perusahaan sering bergelut, namun tidak selalu di-expose secara terang-terangan, yakni “transfer pricing”.
Continue reading Pengetahuan Dasar Mengenai Transfer Pricing

Manajemen Persediaan (Inventory Management)

Di dalam artikel ini akan dibahas mengenai pengendalian persediaan (inventories). Saat membaca artikel ini, kita harus memfokuskan mindset kita kepada perusahaan manufaktur. Perusahaan manufaktur akan membeli raw material, kemudian mengolahnya sehingga menjadi suatu barang yang berfungsi dan kemudian dijual kepada pelanggan. Barang yang dijualnya bisa menjadi raw material untuk perusahaan lain, atau bisa menjadi finished goods bagi mereka.
Continue reading Manajemen Persediaan (Inventory Management)

Perkenalan Dengan Balance Score Card

Balance Score Card (BSC) merupakan suatu performance management tool yang diperkenalkan oleh Robert Kaplan dan David Norton di tahun 1990-an. Mereka menyatakan bahwa guna mengukur performance dari sebuah perusahaan, tidak cukup dilihat dari laporan keuangannya saja. BSC merupakan suatu kerangka strategis yang digunakan manajemen sebuah organisasi untuk menyatakan visi-visinya, yang kemudian dimonitor implementasinya, lalu melihat efek dari implementasi tersebut. BSC ini mencakup 4 perihal yakni financial, customer, internal business process, dan learning and growth. Penggunaan BSC bukan saja hanya untuk mengukur keberhasilan di periode berjalan namun BSC juga menitikberatkan kepada perbaikan di kemudian hari. Perlu diingat bahwa BSC bukanlah sebuah KPI (key performance indicator) semata-mata, namun BSC merupakan sebuah management tool.

Continue reading Perkenalan Dengan Balance Score Card

Analytical Procedures Dalam Audit

Dalam artikel Perkenalan dengan Audit, dikatakan bahwa ada beberapa prosedur audit yang dikenal dengan istilah “substantives procedures”. Secara mudah, bisa dikatakan bahwa substantive procedures adalah serangkaian testing yang dilakukan yang tidak melibatkan pengujian terhadap pengendalian internal. Di dalam tulisan ini akan dibahas mengenai analytical procedures sebagai bagian dari substantive procedures. Perlu diketahui adalah apabila auditor ingin melakukan analytical procedures yang berkualitas, dia harus menguasai industri dan bisnis klien secara luar dalam. Tidak jarang seorang auditor ditugaskan untuk mengaudit klien-klien yang berada dalam industri yang sama (terlepas dari skala perusahaan), sehingga ia mempunyai keahlian industri spesifik . Misalkan auditor bank A akan sering ditugaskan untuk memegang klien yang berupa bank juga, terutama bilamana auditor tersebut sudah menduduki level yang cukup tinggi. Jarang terjadi seorang audit manager yang memegang klien manufaktur makanan akan diberikan tugas menjadi audit manager sebuah financial institution, tanpa adanya pengalaman terlebih dahulu.

Continue reading Analytical Procedures Dalam Audit

Activity Based Costing

Dalam artikel “Perkenalan Akuntansi Biaya” yang telah dibuat sebelumnya, disebutkan mengenai costing (cost of revenue) dalam manufacturing company. Ada 3 unsur production cost dalam manufacturing company yakni direct materials, direct labor dan overhead. Yang akan dibahas di dalam artikel ini adalah bagaimana cara mengalokasikan biaya overhead kepada produk-produk yang dihasilkan. Pada umumnya ada 2 cara untuk melakukannya, yakni:

  • Cara traditional costing allocation: Umumnya dengan metode ini, overhead dialokasikan berdasarkan jumlah direct labor yang dikeluarkan untuk membuat sebuah produk. Jadi, semakin banyak direct labor yang dikeluarkan untuk membuat produk A, semakin banyak pula overhead yang harus diserap oleh produk ini. Ini tidak melihat apakah proses produksi untuk produk A kompleks atau tidak. Basisnya adalah direct labor.
  • Cara Activity-Based Costing Allocation System: Ini dikenal dengan istilah ABC. Overhead dialokasikan berdasarkan jumlahnya aktivitas yang dikeluarkan untuk membuat sebuah produk. Semakin banyak tahap dan aktivitas yang terkait untuk membuat produk B maka semakin banyak overhead yang harus diserap oleh produk B. Pengalokasian tidak memandang apakah produk B menggunakan bahan baku premium atau memerlukan direct labor yang banyak. Di bawah akan dibahas lebih lanjut mengenai ABC allocation.

Continue reading Activity Based Costing