Email This Post Email This Post
19
Jul

KETENTUAN UMUM DAN TATACARA PERPAJAKAN (3)

C. SPT Tahunan PPh

1. Apakah pengertian Surat Pemberitahuan (SPT) ?
Pengertian dari Surat Pemberitahuan (SPT):
Surat Pemberitahuan adalah
surat yang oleh Wajib Pajak (WP) digunakan untuk melaporkan penghitungan dan pembayaran pajak yang terutang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

2. Apa fungsi SPT ?
Sebagai sarana bagi Wajib Pajak PPh untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan perhitungan jumlah pajak terutang yang sebenarnya termasuk perhitungan atas :

-        Pembayaran atau pelunasan pajak yang telah dilaksanakan sendiri dan atau melalui pemotongan atau pemungutan pihak lain dalam 1 tahun pajak atau bagian tahun pajak;

-        Penghasilan yang merupakan obyek pajak dan atau bukan obyek pajak;

-        Harta dan kewajiban;
 

3. Dimanakah Wajib Pajak dapat memperoleh SPT ?

Setiap WP bisa mengambil sendiri SPT di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau KP4.

4. Bagaimana cara pengisian SPT dan siapa yang berwenang menandatangani ?
SPT harus diisi secara benar, jelas, lengkap, dan harus ditandatangani oleh Wajib pajak. Dalam hal SPT diisi dan ditandatangani oleh orang lain bukan WP, harus dilampiri
surat kuasa khusus.

5. Kapankah batas waktu Pelunasan setoran akhir (PPh Pasal  29) ?
Kekurangan pajak yang terutang atas PPh Pasal 29 harus dilunasi selambat-lambatnya tanggal 25 bulan ke tiga setelah tahun pajak berakhir, sebelum SPT Tahunan disampa
ikan.

6. Bagaimana prosedur penyampaian SPT ?
SPT disampa
ikan secara langsung atau melalui Pos secara tercatat ke KPP/Kapenpa setempat.

7. Apa persyaratan yang harus dipenuhi oleh Wajib Pajak untuk mengajukan permohonan perpanjangan waktu penyampaian  SPT ?
Syarat-syarat permohonan perpanjangan waktu penyampaian SPT Tahunan:

a.       Permohonan tersebut harus diajukan secara tertulis sebelum batas waktu penyampaian SPT Tahunan berakhir;

b.       Memberikan pernyataan tertulis tentang besarnya pajak yang harus dibayar berdasarkan penghitungan sementara;

c.       Telah melunasi kekurangan penyetoran pajak yang terutang.

8. Sanksi apa yang dikenakan pada Wajib Pajak yang tidak/terlambat menyampaikan SPT ?
SPT yang tidak disampa
ikan atau disampaikan tidak sesuai dengan  batas waktu yang ditentukan, dikenakan sanksi administrasi berupa  denda

9. Persyaratan apa saja yang harus dipenuhi oleh Wajib Pajak untuk dapat membetulkan sendiri SPT Tahunan ?
Syarat bagi Wajib Pajak untuk dapat membetulkan sendiri SPT Tahunan PPh adalah Wajib Pajak dapat membetulkan SPT Tahunan atas kemauan sendiri:

a. Sebelum dilakukan tindakan pemeriksaan dalam jangka waktu dua tahun sesudah saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak, Bagian Tahun Pajak, dan Tahun Pajak:

-  menyampaikan pernyataansecara tertulis;

-  melunasi pajak yang kurang dibayar;

-  ditambah dengan sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% (dua persen) sebulan atas jumlah pajak yang kurang dibayar, dihitung sejak saat penyampaian SPT berakhir sampai dengan tanggal pembayaran karena pembetulan SPT;

 

b.Sesudah dilakukan tindakan pemeriksaan:
sepanjang belum dilakukan tindakan. penyidikan mengenai adanya ketidakbenaran yang dilakukan oleh Wajib Pajak;

-  mengungkapkan ketidakbenaran perbuatannya tersebut;

-  melunasi kekurangan pembayaran jumlah pajak yang sebenarnya terutang;

-  ditambah dengan sanksi administrasi berupa denda sebesar dua kali jumlah pajak yang kurang dibayar;
 

c.Sesudah jangka waktu pembetulan SPT berakhir:

-  belum diterbitkan Surat Ketetapan Pajak;

-  mengungkapkan dalam laporan tersendiri tentang ketidakbenaran pengisian SPT yang telah disampaikan, yang mengakibatkan:

o  pajak yang masih harus dibayar menjadi lebih besar; atau

o  rugi berdasarkan ketentuan perpajakan menjadi lebih kecil; atau jumlah harta menjadi lebih besar; atau jumlah modal menjadi lebih besar;

-  melunasi kekurangan pajak yang kurang dibayar;

-  ditambah dengan sanksi administrasi berupa kenaikan sebesar 50% (lima puluh persen) dari pajak yang kurang dibayar.

 

Incoming search terms:

ketentuan pajak,pengertian spt,ketentuan perpajakan,makalah ketentuan umum dan tata cara perpajakan,fungsi surat setoran pajak,makalah ketentuan umum dan tata cara perpajakan terbaru,BATAS PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PAJAK PPH 21,pajak apa saja yang dikenakan pihak perhotelan,pengertian surat setoran bukan pajak



Email This Post Email This Post 473 1



Leave a Reply

© 2008 Software Payroll, Pajak, PPh 21, PPN, Akuntansi