{"id":76,"date":"2009-03-20T09:13:43","date_gmt":"2009-03-20T09:13:43","guid":{"rendered":"http:\/\/www.pajak.net\/blog\/2009\/03\/20\/pajak-ditanggung-pemerintah-tahun-2009-pmk-43-dan-pmk-49\/"},"modified":"2009-03-20T09:23:22","modified_gmt":"2009-03-20T09:23:22","slug":"pajak-ditanggung-pemerintah-tahun-2009-pmk-43-dan-pmk-49","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pajak.net\/blog\/76\/pajak-ditanggung-pemerintah-tahun-2009-pmk-43-dan-pmk-49\/","title":{"rendered":"Pajak Ditanggung Pemerintah Tahun 2009 &#8211; PMK 43\/PMK.03\/2009 dan PMK 49\/PMK.03\/2009"},"content":{"rendered":"<ul>\n<li>PPh Ditanggung Pemerintah hanya berlaku untuk bulan\u00a0Pebruari s\/d Nopember 2009 untuk sektor usaha tertentu.<\/li>\n<li>Bagi yang tidak punya NPWP, maka PPh DTP hanya diberikan s\/d Juni 2009<\/li>\n<li>Bagi yang tidak punya NPWP, PPh Ditanggung Pemerintah dihitung berdasarkan tarif normal, bukan lebih tinggi 20%.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Masalah dalam perhitungan PPh Ditanggung Pemerintah<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Pegawai yang berhenti di tengah tahun kemungkinan besar akan mendapatkan PPh DTP yang lebih besar dari PPh terutang. Jadi bagaimana dengan PPh DTP tersebut ?<\/li>\n<li>Bagaimana menguji kebenaran angka PPh DTP\u00a0 ? Angka PPh DTP diperoleh dari proses angka yang disetahunkan, sedangkan banyak metode untuk menghitung angka disetahunkan. PPh DTP diperlakukan seakan-akan perhitungan PPh 21 dapat dihitung dengan konsep bulanan padahal perhitungan PPh 21 harus dihitung dengan konsep akumulasi karena\u00a0perhitungannya menggunakan lapisan tarif pajak yang berjenjang.\n<p>Di dalam peraturan pajak, disajikan contoh angka yang begitu sederhana di mana pegawai dianggap kerja selama setahun dan penghasilannya tetap sepanjang tahun. Dalam kenyataannya, kebanyakan penghasilan karyawan fluktuatif tiap2 bulan.<\/p>\n<p>Seharusnya dalam peraturan pajak diberikan contoh angka yang lebih kompleks misalkan seperti ini :<br \/>\n&#8211; Karyawan mulai bekerja Peb 2009 dengan penghasilan teratur 2.000.000<br \/>\n&#8211; Maret 2009, penghasilan teratur\u00a03 juta dan penghasilan tidak teratur 2.000.000<br \/>\n&#8211; April 2009, penghasilan teratur\u00a03,5 juta dan pegawai berhenti.<\/p>\n<p>Lalu disajikan angka PPh DTP bulan Peb, Mar, Apr 2009<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Pertanyaan tentang PPh DTP<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Jika pegawai baru punya NPWP di bulan Agustus 2009, apakah dia boleh mendapatkan PPh DTP bulan Juli 2009 ?<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PPh Ditanggung Pemerintah hanya berlaku untuk bulan\u00a0Pebruari s\/d Nopember 2009 untuk sektor usaha tertentu. Bagi yang tidak punya NPWP, maka PPh DTP hanya diberikan s\/d Juni 2009 Bagi yang tidak punya NPWP, PPh Ditanggung Pemerintah dihitung berdasarkan tarif normal, bukan lebih tinggi 20%. Masalah dalam perhitungan PPh Ditanggung Pemerintah Pegawai yang berhenti di tengah tahun &hellip; <a href=\"https:\/\/www.pajak.net\/blog\/76\/pajak-ditanggung-pemerintah-tahun-2009-pmk-43-dan-pmk-49\/\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">Pajak Ditanggung Pemerintah Tahun 2009 &#8211; PMK 43\/PMK.03\/2009 dan PMK 49\/PMK.03\/2009<\/span> <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false},"version":2}},"categories":[5],"tags":[36,35,33,34],"class_list":["post-76","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-peraturan-pajak-terbaru","tag-43pmk032009","tag-49pmk032009","tag-pph-ditanggung-pemerintah","tag-pph-dtp"],"jetpack_publicize_connections":[],"aioseo_notices":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p64vuL-1e","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pajak.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pajak.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pajak.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pajak.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pajak.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=76"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.pajak.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pajak.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=76"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pajak.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=76"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pajak.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=76"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}